Thursday, June 13, 2013

ALASAN MENGAPA BABI TAK LAYAK DI KONSUMSI ..??

 
1.Apakah anda tahu kalau babi
tidak dapat disembelih di leher? Ya,
karena mereka tidak memiliki
leher, sesuai dengan anatomi
alamiahnya. Bagi orang yang
beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi
konsumsi manusia, tentu Sang
Pencipta akan merancang hewan
ini dengan memiliki leher.

2. Konsumen daging babi sering
mengeluhkan bau pesing pada daging babi (menurut penelitian
ilmiah, hal tersebut disebabkan
karena praeputium babi sering
bocor, sehingga urine babi
merembes ke daging).

3. Babi adalah hewan yang kerakusannya dalam makan tidak
tertandingi hewan lain. Ia melahap
semua makanan yang ada di
depannya. Jika perutnya telah
penuh atau makanannya telah
habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi,
untuk memuaskan kerakusannya.
Ia tidak akan berhenti makan,
bahkan memakan muntahannya. Ia
memakan semua yang bisa
dimakan di hadapannya. Memakan kotoran apa pun di depannya,
kotoran manusia, hewan atau
tumbuhan, bahkan memakan
kotorannya sendiri, hingga tidak
ada tersisa.

4. Kadang ia mengencingi kotorannya dan memakannya jika
berada di hadapannya, kemudian
memakannya kembali. Ia memakan
sampah busuk dan kotoran
hewan. Babi adalah hewan
mamalia satu-satunya yang memakan tanah, memakannya
dalam jumlah besar dan dalam
waktu lama jika dibiarkan. Kulit
orang yang memakan babi akan
mengeluarkan bau yang tidak
sedap.

5. Penyakit-penyakit cacing pita
merupakan penyakit yang sangat
berbahaya yang dapat terjadi
karena mengonsumsi daging babi.
Cacing berkembang di bagian usus 12
jari di tubuh manusia, dan
beberapa bulan cacing itu akan
menjadi
dewasa.
Jumlah cacing pita bisa mencapai
sekitar ”1000 ekor dengan panjang antara 4 – 10 meter”, dan
terus hidup di tubuh manusia dan
mengeluarkan telurnya melalui BAB
(buang air besar).

6. Daging babi merupakan
penyebab utama kanker anus & kolon. Persentase penderita
penyakit ini di negara-negara yang
penduduknya memakan babi,
meningkat secara drastis, terutama
di negara-negara Eropa, dan
Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India).
Sementara di negara negara Islam,
persentasenya amat rendah,
sekitar 1/1000.
Itulah Beberapa alasan Kenapa Allah
S.W.T melarang kita Memakan daging Babi.
Subhanallah ...

1 komentar:

  1. Artikel ini kurang masuk akal. Sebelumnya, saya adalah nonmuslim tetapi saya memasukan komentar ini tanpa bermaksud menyinggung SARA dsb, hanya opini saya secara netral.
    Alasan yang anda cantumkan diatas ada beberapa yang kurang bisa diterima, salah satunya yang mengatakan bahwa 'babi tidak punya leher'. Banyak binatang lain yang tidak berleher tapi toh tetap dikonsumsi luas, sebut saja seafood, ular, dsb. Kemudian 'babi memiliki bau pesing'. hal ini bukan sepenuhnya disebabkan kebocoran saluran tersebut, melainkan mungkin karena penyimpanan yang tidak baik atau daging yang sudah terlalu lama (kadaluarsa). Hewan lain, seperti kambing menurut saya bahkan bau tubuhnya lebih tidak enak dari babi.

    Jadi jangan sembarangan menulis artikel dengan alasan rancu diatas, jika anda sendiri belum pernah merasakan/mengalami/meneliti secara langsung dan akurat.
    Tks.

    ReplyDelete